Beranda Catatan Aqua, Umrohkan Ratusan Orang

Aqua, Umrohkan Ratusan Orang

18
0
BERBAGI

Saya memiliki sahabat. Namanya Dr Aqua Dwipayana. Doktor komunikasi lulusan Universitas Padjajaran. Sahabat saya ini luar biasa unik. Manusia sibuk. Jaringan relasinya luas. Kesibukannya terjadi sejak dia memutuskan berhenti kerja dari sebuah perusahaan besar. “Sekarang atasan saya hanya Tuhan. Menjadi orang merdeka,” seloroh Aqua saat sahabatnya atau siapa saja menanyakan  alasannya keluar dari pekerjaannya yang dulu. Perusahaan semen bonafid loh!

Memang benar. Sejak berhenti kerja, dia berupaya mandiri. Pernah jualan boneka, persewaan mobil, jualan kain sarung, dan membuka restoran Bakmi Langgara.  Sampai kemudian mendirikan perusahaan komunikasi bernama Image Comunication. Dalam waktu singkat namanya dikenal.sebagai konsultan komunikasi dan motivator. Karirnya moncer. Kini dia berada di level motivator kelas nasional. Tidak heran kerjanya keluyuran saja. Hari-harinya disibukan dengan terbang dari satu kota ke kota lain. Pokoknya dari Sabang sampai Merauke itu bukan sekadar lirik lagu. Dia benar-benar melakoninya. Memenuhi undangan instansi pemerintah, perusahaan BUMN, perusahaan swasta, kampus, pers, TNI dan Polri di seluruh penjuru nusantara.

Tarif motivator nasional, besar juga. Satu jam Rp 30 juta net. Itu di luar transportasi dan hotel bintang 4.  Syarat kalau memgundang dia, minimal harus 2 jam. Jadinya Ro60 juta net. Kalau satu tahun ada sepuluh job saja, lelaki berdarah Padang ini sudah merdeka secara finansial.

Lupakan hitung-hitungan angka. Sosok Aqua juga bukan yang gila angka. Buktinya, dimulai beberapa tahun lalu sampai hari ini, Aqua memutuskan 80 % aktivitas motivatornya untuk kegiatan sosial. Dia banyaknya free. Tidak mau dibayar. Terutama untuk instansi TNI dan Polri, kalangan media dan lembaga pendidikan. “Saya sudah merasa cukup. Bentuk syukur saya dengan mendedikasikan waktu 80 % untuk sosial,” ujar suami dari Retno Setiasih.

Janji Allah, tutur Aqua, sangat benar. Siapa yang bersyukur akan ditambah nikmat. Pun seorang Aqua. Sejak memutuskan lebih banyak altivitas sosial, malah rezekinya berlipat. “Saya diuji dengan rezeki yang mudah,” simpul lelaki berdarah Minang ini.

Sadar sedang diuji dengan kemurahan rezeki, Aqua semakin semangat berkegiatan sosial. Terus keliling nusantara. Memberi motivasi ke TNI dan Polri. Sudah puluhan ribu anggota tentara dan polisi merasakan sentuhan motivasinya. Itu semua…gratis. Seringnya malah Aqua yang keluar uang. Membagi saat  quiz di sesi motivasinya.

Tidak hanya uang. Hadiah nginap di hotel kawasan wisata seperti Bali sering diberikan. Pun hingga memberi hadiah umroh gratis. Terutama bagi kalangan yang secara ekonomi masih di level menengah ke bawah. Ratusan orang sudah diumrohkannya secara gratis. Pokoknya tinggal.berangkat. Semuanya ditanggung Aqua. Plus uang sakunya.

“Itu bentuk saya bersyukur. Berbagi  bahagia dengan saudara-saudara kita. Uang, harta kan tidak dibawa mati. Kita tebarkan dalam bentuk kebaikan. Itu bekal sesungguhnya bos,” begitu ringan ucapan itu keluar dari mulut Aqua. Memang, itu tidak dibuat-buat. Saya mengalami sendiri. Saat mengenalkan seorang bapak guru SD ke Aqua. Guru tersebut kebetulan mengajar anak saya les renang.

“Sudah umroh?” Itu pertanyaan Aqua saat berjabat tangan dengan guru anak saya. Agak kaget, bapak guru itu menjawab,”belum.”

“Saya umrohkan. Kang Dadan, tolong urus ya. Nanti biayanya saya transfer ke Kang Dadan,” cetus Aqua. Ringan banget. Pak guru melongo. Tidak percaya. Sampai besoknya datang ke rumah saya. Memastikan kalau yang didengarnya bukan gurauan.

Begitulah Aqua. Unik. Ayah dua anak  Alira Vania Putri Dwipayana dan Savero Karamiveta Dwipayana,  keukeuh kalau yang diperbuatnya sebagai bentuk syukur. Ya, syukur atas anugerah Allah dimudahkan membangun jaringan relasi melalui silaturahmi. Rezeki lancar. “Kuncinya ikhlas saja. Niatnya belajar dan membantu. Saya belajar dari siapa saja. Semua orang adalah guru saya. Saya bergerak terua sebagai bentuk syukur. Hasilnya serahkan kepada Tuhan,” ujar mantan jurnalis Jawa Pos ini merendah.

Banyak kisah sosok  sahabat saya, Aqua Dwipayana ini. Termasuk beberapa buku karyanya yang best seller. Lain waktu saya tulis lagi. . (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here