Beranda Viral Heboh, Misteri Kuburan tanpa Nama Mengembang hingga 1 Meter

Heboh, Misteri Kuburan tanpa Nama Mengembang hingga 1 Meter

313
0
BERBAGI
Tanah kuburan yang menggembang dan meninggi di Pariaman, Sumatera Barat. Foto: tangkapan layar

WARGA di Nagari Sungai Asam, Kecamatan 2x 11 Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, baru-baru ini dihebohkan dengan peristiwa mengembangnya sebuah kuburan di area pemakaman setempat hingga meninggi 1,5 meter dengan diameter 3-3,5 meter.

Sampai saat ini penyebab mengembang atau menggelembungnya tanah makam itu masih menjadi misteri. Terlebih lagi tidak ada nama yang tertera pada bagian nisannya.

Menyikapi fenomena langka tersebut, pemerintah daerah bersama para ulama dan tokoh adat setempat pun telah bertemu membahas peristiwa itu.

“Pertemuan itu menghasilkan sejumlah kesepakatan. Salah satunya adalah memberikan kesempatan kepada ‘pihak kaum’ untuk mencari kepastian siapa yang makamnya meninggi tersebut. Mudah-mudahan dalam pekan depan sudah ada kejelasan,” ujar Wali Korong Sungai Asam, Anuar seperti dikutip dari detik.com, Sabtu (27/3)

Selain itu untuk menghindari perbuatan yang melanggar hukum ataupun ajaran agama, lanjut Anuar, makam itu akan dijaga secara bersama oleh berbagi pihak. Termasuk juga tak boleh ada pungutan liar terhadap para pengunjung atau peziarah yang datang ke lokasi makam tersebut

Sementara itu, Ahli Geologi, Ade Edwar menduga penyebab mengembangnya makam itu akibat fenomena tanah tumbuh. Karena itu ia meminta kejadian itu tidak dikaitkan dengan hal-hal mistis.

Tanah tumbuh sendiri menurutnya banyak terjadi di patahan Sumatera. Atau dikenal dengan istilah diapir yang merupakan intrusi karena perbedaan tekanan.

Selain diapir, penyebab lain menurut Ade karena adanya patahan. Seperti yang terjadi di jalan di Lubuk Selasih sebelum Mapolres Kabupaten Solok beberapa waktu lalu.

Di mana tanah daerah tersebut juga naik terus akibat tekanan dari patahan Sumatra. Menanggapi fenomena kuburan di Padang Pariaman ini, Ade meminta agar semua pihak menahan diri untuk tidak terlalu cepat berpikiran mistis.

“Jangan ini dianggap sebagai kuburan keramat, atau kuburan yang dikaitkan dengan perilaku orang masa hidupnya,” ucap Ade. (bbs/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here