Beranda Berita Kisah Seru Perjalanan Cinta Suami Anggota XTC dan Istrinya Ladies Moonraker

Kisah Seru Perjalanan Cinta Suami Anggota XTC dan Istrinya Ladies Moonraker

199
0
BERBAGI
Pasangan suami istri anggota XTC dan Moonraker.

KISAH perjalanan cinta pasangan suami istri Alif Firmansyah dan Ririn Maharani tergolong tidak biasa bagi kebanyakan anak muda. Maklum saja keduanya dari dua organisasi klub sepeda motor berbeda, XTC dan Moonraker, yang sering kali terlibat perselisihan.

Namun karena cinta, akhirnya keduanya dipersatukan dalam satu biduk rumah tangga, yang siap dijalani sehidup semati. Alif Firmansyah dan Ririn Maharani resmi menikah tanggal 10 Februari 2021 lalu.

Lantas seperti apa perjalan cinta keduanya yang penuh liku-liku?

Hingga kini Alif Firmansyah yang berusia 23 tahun masih terdaftar sebagai anggota XTC sejak 2014. Bahkan dia adalah Pimpinan Anak Cabang (PAC) XTC Kecamatan Kesambi Kota Cirebon. Sedangkan Ririn Maharani tercatat resmi sebagai Ladies Moonraker Kota Cirebon.

Dikutip dari radarcirebon.com kisah cinta Alif dan Ririn bermula saat keduanya duduk di bangku SMA, tahun 2013. Ketika itu keduanya tercatat satu sekolah di SMK Veteran, Jalan Pemuda.

Alif saat itu duduk di bangku kelas sembilan. Satu tingkat di atas Ririn yang masih kelas delapan. Kala itu, Alif belum terdaftar sebagai anggota resmi XTC. Masih sebatas ikut-ikutan dan pergaulan teman-teman sekolahnya.

“Kebetulan satu sekolah banyaknya XTC semua,” kata Alif menceritakan pegaulan kala itu.

Ririn sendiri ketika itu tergolong anak baru. Pindahan dari salah satu SMK di Kabupaten Cirebon. Ketika pertama masuk, dia memang terlihat mencolok. Terutama dari motor yang dikendarai.
Di motor itu banyak tertempel stiker Moonraker. Sontak hal itu membuat Alif dan kawan-kawan –yang mayoritas XTC itu, bertanya-tanya.

Selidik punya selidik, diperoleh informasi jika motor itu milik anggota Moonraker asal Celancang, Kabupaten Cirebon. “Waduh… Anak Lor (Utara, red) ya,” kata Alif dan kawan-kawan XTC-nya.

Mengetahui itu, Alif tak begitu saja menerima ada siswi lain beda bendera klub motor di sekolahnya. Ia pun jengkel. Meski dia sendiri belum mengetahui pasti siapa pemilik motor tersebut.

Lantas kejengkelan itu dilampiaskan Alif dan kawan-kawannya kepada kendaraan Ririn. Yang terparkir di halaman sekolah. Stiker Moonraker yang melekat dimotor itu pun dicopoti satu per satu.

Tak berhenti sampai disitu, alumnus Teknik Sipil Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) itu pun kembali iseng. Sepeda motor milik Ririn yang berada di area parkiran sengaja ia pindahkan ke lokasi yang sulit dijangkau.

“Motornya saya pepet-pepetin (didesakkan dengan motor lain, red) biar susah ngambilnya,” katanya.

Karuan saja hal itu membuat Ririn yang kelahiran Juli 1997 itu berang. Hingga keduanya sempat cek-cok di sekolah. Namun menariknya usai pertikaian kecil terjadi Alif meminta nomor pin BB Riirn. “Ujung-ujungnya saya minta pin BBM (Ririn, red),” tutur Alif.

Dari sana keduanya mulai saling mengenal. Dan seiring berjalannya waktu keduanya semakin dekat. Namun keduanya tak memilih langsung pacaran.

Sampai akhirnya di tahun 2015 Alif dinyatakan lulus sekolah. Ririn memilih memilih pindah sekolah. “Mungkin karena tidak ada saya lagi,” terang Alif, menerka alasan istrinya kala itu pindah sekolah.

Ririn pindah ke SMA Budi Arti. Dan terpaksa harus mengulang dari kelas tujuh lagi. Nah di tahun 2015 itu keduanya memutuskan resmi berpacaran. Anak sekolah dan mahasiswa.

Tak lagi ada perbedaan. Juga sinis ke masing-masing organisasi. Ririn dan Alif saling mengerti. Tak saling merepotkan bila di antara keduanya sedang sekadar kopi darat (kopdar) bersama organisasi masing-masing.

Ririn tak pernah mempengaruhi Alif untuk bergabung dengan Moonraker. Juga sebaliknya. “Saat itu (sekitar tahun 2013-2014, red) sedang gencar-gencarnya geng motor XTC dan Moonraker ribut,” imbuh Alif.

Sampai pada suatu saat, di tahun 2014, Alif berpapasan langsung dengan gerombolan bermotor Moonraker di Jalan Kesambi Kota Cirebon. Ketika itu sekitar pukul 22.30 WIB.

Kala itu Alif mengendarai motor Satria FU knalpot bising seorang diri. Karena baru pulang acara kopdar, dirinya pun masih mengenakan jaket kebesaran XTC–warna putih biru. “Saya lupa balik jaket itu,” katanya .

Awalnya saat berpapasan tersebut tidak ada masalah, dan berlalu begitu saja. Sampai akhirnya Alif merasa ada yang janggal. Beberapa puluh meter dari pertemuan itu. Seperti ada pengendara motor yang mengikuti di belakangnya.

Benar saja. Ternyata seorang perempuan dan seorang teman laki-laki anggota Moonraker, yang diduga hendak berbuat usil kepada Alif. Untungnya, sebelum hal yang tidak diinginkan terjadi, Ririn mengenali orang yang dikutitnya, yaitu Alif.

“Saya baru tahu besoknya. Ririn cerita ke saya. Ternyata benar, dia bersama temannya yang ngikutin,” jelasnya.

Seperti halnya anak muda lainnya, perjalanan cinta Alif dan Ririn diwarnai putus nyambung sampai tahun 2017. Hingga akhirnya tepat di tahun 2017, keduanya terpaksa putus. Karena Ririn memilih bekerja di Papua dan memiliki lelaki lain.

Alif pun ketika itu jengkel. Dia pun mencoba mendaftarkan diri sebagai anggota polisi. Ia ingin mengikuti jejak ayahnya yang juga kebetulan seorang anggota kepolisian.
Dalam kondisi yang masih dipenuhi emosi, Alif pun memutuskan untuk melupakan Ririn. Seluruh kontak handphone Ririn dia hapus. Ririn tak mau kalah. Dia memblokir media sosial milik Alif.

Rupanya itu hanya bertahan kurang dari satu tahun. Pertengahan 2018 takdir menyatukan mereka kembali. Ririn dan Alif kembali berpacaran. Dan hal itu didukung oleh organisasi masing-masing.

Ketika tengah berada di Moonraker, Alif tak pernah diusili dan diterima dengan baik. “Bahkan dijamu. Rokok, kopi. Itu dengan anggota laki-lakinya ya,” terang Alif, menegaskan hubungan XTC dan Moonraker sebenarnya baik-baik saja.

Begitu juga sebaliknya. Ketika Ririn diajak Alif ke kegiatan touring bersama anak-anak XTC ke daerah Tegal Jawa Tengah, Ririn ikut. Semua tak ada masalah. Semua anggota XTC menerima.
“Meski sebelumnya kita juga sempat disangka cepu (mata-mata, red). Tapi alhamdulillah, perlahan waktu membuktikan. Kita tidak saling menceritakan kejelekan organisasi masing-masing,” jelasnya.

Setelah melalui berbagai ujian atas hubungan keduanya, akhirnya Alif dan dan Ririn pun memutuskan menikah sebagai pasangan suami istri pada 10 Februari 2021.

Memang usia pernikahan keduanya masih seumur jagung. Namun keduanya telah membawa kesejukan bagi organisasi XTC Moonraker.

Terbukti di saat hari pernikahan keduanya, anggota XTC dan Moonraker berkonvoi bersama menggunakan motor mengantar Alif dari daerah Karangjalak Kesambi Kota Cirebon menuju kediaman Ririn di Celancang Kabupaten Cirebon. Bahkan demi kebersamaan, kedua kelompok tersebut tidak ada yang memakai atribut kebesaran masing-masing.

Tak hanya sampai di situ, ketika rombongan sampai di Celancang langsung disambut oleh anggota Moonraker wilayah tersebut. Semua berjalan tertib dan aman hingga akhir acara, serta kembali ke tempatnya masing-masing.

“Sebelum hari H resepsi, saya sempat dipanggil sama ketua Moonraker dan XTC. Intinya untuk kembali menegaskan kalau pernikahan adalah momentum sakral. Tak ada yang mempermasalahkan. Pernikahan kami didukung Moonraker dan XTC,” terangnya.
Alif pun mengungkapkan “bersatunya” anggota XTC dan Moonraker dalam pernikhan dirinya dan Ririn merupakan pemandangan yang sangat jarang terlihat. Apalagi para anggota XTC dan Moonraker bisa duduk bersama dan ngobrol santai.

Tak hanya itu meraka pun mendoakan kelanggengan pernikahan anggotanya itu. Dan sebagai bentuk “bersatunya” XTC dan Moonraker, dua atribut kebesaran organisasi tersebut Alif dan Ririn kenakan saat resepsi. (ade/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here