Beranda Berita Makan di Warung Saat Jam Puasa, Belasan Pemuda Kocar-Kacir Digerebek Satpol...

Makan di Warung Saat Jam Puasa, Belasan Pemuda Kocar-Kacir Digerebek Satpol PP

517
0
BERBAGI

TASIKMALAYA – Kendati sudah ada imbauan dari Pemerintah Kota Tasikmalaya agar selama ramadan, warung makan dan sejenisnya baru membuka usahanya mulai pukul 16.00 WIB. Nyatanya banyak warung makan yang tidak mentaatinya.

Terbukti, sejumlah warung makan tetap nekat membuka warung makannya, dan melayani para pembeli yang memilih nyemen atau makan secara sembunyi-sembunyi pada jam-jam saat berpuasa. Nah, akibat tindakan pelanggaran tersebut, mereka pun terkena razia yang digelar Satpol PP pada Selasa (20/04/21) siang.

Serunya, dalam razia terhadap salah satu warung makan di Jalan Ciromban Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya. Belasan pemuda yang sedang asyik nyemen, yaitu makan dan minum sambil ngerokok langsung kabur ketika sejumlah anggota Satpol PP mendatangi warung makan tersebut.

Melihat para pembelinya pada kabur, padahal mereka belum membayar makanan dan minumannya. Sang pemilik warung makan pun sempat berusaha mengejar mereka, namun sia-sia. Karena mereka lari ke berbagai penjuru dan “menghilang”.

Kabid Trantibum Satpol PP Kota Tasikmalaya, Yogi Subarkah mengatakan kegiatan razia yang dilakukan pihaknya merupakan tindaklanjut dari upaya penegakan Surat Edaran (SE) Wali Kota Tasik Nomor 451/592/Kesra tentang Pelaksanaan Ibadah Selama Bulan Ramadan dan Idul Fitri, yang di dalamnya mengatur ketentuan aktifitas rumah makan dan sejenisnya saat Ramadan. Yaitu rumah makan baru dibolehkan buka dan melayani pembeli di atas pukuk 16.00 WIB.

“Ternyata tadi banyak yang melanggar jam beroperasinya, yaitu sebelum jam 16.00 WIB. Kepada mereka yang melanggar kita lakukan BAP, termasuk kepada pembeli yang melanggar makan di tempat,” terang seperti dikutip dari radartasik.com.

Yogi pun menegaskan bagi warung atu rumah makan yang kembali kedapan melanggar jam operasional buka maka kedepan akan diberikan sanksi adiministrasi hingga penyitaan terhadap makanan dan minuman yang dijualnya.

“Kita akan berikan sanksinya kepada rumah makan yang masih membandel menjual makanan sebelum jam operasi, dan mengizinkan pembelinya untuk makan di tempat,” tuturnya.

Berdasarkan pantauan radartasik.com, selain ke mendatangi rumah makan di JL Ciromban, rombongan Satpol PP juga mendatangi rumah sebuah makan padang di Jalan RE Martadina, rumah makan sunda di Jalan Tentapel, warung nasi di Kebon Tiwu dan sejumlah titik lainnya yang buka di siang hari. (rez/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here