Beranda Berita Mengaku Terlilit Utang, Oknum Mahasiswa Gelapkan 52 Mobil

Mengaku Terlilit Utang, Oknum Mahasiswa Gelapkan 52 Mobil

124
0
BERBAGI
Tersangka dan beberapa unit mobil hasil tipu gelap, diamankan di Mapolresta Tasik, Jumat (26/3)

KOTA TASIK – Apa yang dilakukan oknum mahasiswa satu ini tidak patut dijadikan contoh. Bukannya giat belajar agar cepat lulus kuliah atau merintis usaha yang benar untuk masa depannya, ia malah melakukan tindak pidana penggelapan puluhan kendaraan roda empat.

Karena perbuatannya tersebut oknum mahasiswa berinisial RS (23) itu pun diamankan pihak Satuan Reserse Kriminal (Satreskim) Polres Tasikmalaya Kota.

Dalam konprensi pers yang digelar di Mako Polres Tasikmalaya Kota, Jumat (26/03/21) pagi, RS yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penggelapan tersebut dihadirkan di hadapan para wartawan berikut sejumlah kendaraan roda empat yang berhasil diamankan pihak kepolisian.

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Doni Hermawan mengatakan pengungkapan kasus penggelapan mobil tersebut bermula dari laporan Ahmad Ramdan, selaku pemilik rental mobil yang juga kawan dekat pelaku RS.

Karena berlandaskan perkawanan tersebut, korban mempercayakan bisnis rental mobilnya kepada pelaku. Diawal-awal pengelolaan, RS pun secara rutin menyetor uang sebesar Rp 5 juta setiap bulan kepada korban

“Namun akhir tahun lalu, korban mendengar informasi salah satu mobilnya digadaikan pelaku senilai Rp 170 juta,” ujar kapolres seperti dikutip dari radartasik.com.

Atas informasi tersebut, terang AKBP Doni, korban kemudian melaporkannya ke Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota, yang selanjutnya melakukan pengusutan kasus dugaan penggelapan itu .

“Modusnya pelaku berpura-pura meminjam kendaraan ke rental mobil milik korban. Namun tanpa seizin pemiliknya, mobil rental tersebut digadaikan kepada orang lain,” terangnya.

Lebih lanjut AKPB Doni pun mengungkapkan, dalam penggelapan mobil rental tersebut pelaku melakukan dengan cara menawarkannya dari mulut ke mulut ke teman-teman dekatnya. Dan salah satu mobil rental yang digelapkan atau digadaikan pelaku adalah ke wilayah Magetan, Jawa Timur.

“Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku menggelapkan 52 mobil. Dan 38 unit mobil berhasil diambil korban. Sisanya 14 unit masih digadaikan pelaku,” bebernya.

Pihak kepolisian sendiri berhasil mengamankan 9 unit mobil dari total 14 mobil yang masih digadaikan atau belum ditarik pelaku. Sedangkan sisa 5 unit mobil lainnya masih dicari pihak Kepolisian.

“Pelaku kita kenakan pasal 372 KUHP tentang Penggelapan dengan ancaman penjara 4 tahun,” tuturnya.

Pasal 372 KUHP tentang penggelapan sendiri berbunyi, “Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum memiliki barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagian adalah kepunyaan orang lain, tetapi yang ada dalam kekuasaannya bukan karena kejahatan diancam karena penggelapan, dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah.”

Sementara itu, tersangka RS kepada sejumlah wartawan mengatakan alasannya melakukan tindak pidana penggelapan itu karena terlilit utang yang lumayan besar.

“Buat bayar utang kang uangnya. Dan sebagian digunakan untuk kepentingan pribadi. Saya menyesalinya kang,” cetus pemuda asal Pagerageung Kabupaten Tasikmalaya teresebut. (rez/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here