Beranda Berita Mobil yang Ditumpangi Dicegat Polisi, Sekeluarga Lanjutkan Mudik dengan Jalan Kaki 15...

Mobil yang Ditumpangi Dicegat Polisi, Sekeluarga Lanjutkan Mudik dengan Jalan Kaki 15 KM

474
0
BERBAGI
Silvi bersama keluarganya mudik jalan kaki menuju rumahnya di Ciawi Tasikmalaya. Foto: istimewa

TASIKMALAYA – Demi tetap bisa mudik dan berkumpul dengan sanak-saudara di kampung halaman. Sekeluarga asal Ciawi Kabupaten Tasikmalaya nekat berjalan kaki sejauh 15 kilometer (km), setelah mobil yang mereka tumpangi untuk mudik dicegat dan dipaksa putar balik oleh petugas ke daerah awal keberangkatannya di Bandung.

Ceritanya berawal ketika Silvi dan rombongan keluarganya berangkat dari Bandung pada Kamis (6/5) sore menuju ke Tasikmalaya dengan menggunakan mobil niaga. Silvi dan rombongan bermaksud mudik ke kampung halamannya di Ciawi Kabupaten Tasikmalaya, dengan harapan dapat merayakan hari Lebaran bersama orang tua tercinta.

Sejak berangkat dari Bandung, tak pernah terbesit dalam hati Silvi bahwa dia dan rombongan keluarganya akan dipaksa petugas untuk putar balik kendaraannya. Karena sepanjang perjalanan Bandung hingga Garut berjalan lancar, kendati melewati pos polisi.

Namun begitu sampai di Pos Penyekatan Pemudik Letter U Gentong, Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, kendaraan yang ditumpanginya distop dan diperiksa aparat gabungan .

“Iya tadi diperiksa sama petugas. Kami tak bisa memperlihatkan berkas-berkas syarat mudik. Jadi mobil kami disuruh putar balik di Gentong,” kata Silvi.

Akhirnya Silvi dan keluarganya pun terpaksa turun di Gentong karena kendaraan yang ditumpanginya tak boleh melanjutkan perjalanan ke Ciawi.

Silvi tak kehilangan akal. Saking kuatnya tekad untuk berlebaran di kampung halamannya, akhirnya Silvi bersama keluarganya nekad jalan kaki ke Ciawi.

Sebagian dari keluarga Silvi masih anak-anak. Bahkan ada yang masih bayi, sehingga harus digendong sambil jalan kaki.

“Ya sudah mobil mah uih deui ka Bandung. Abdi mah maksa weh ieu jalan kaki kang. Wios lah nu penting dugi ka bumi mamah. (Mobil kembali ke Bandung. Saya tetap maksa Mudik. Yang penting sampai ke rumah ibu),” tambahnya.

Akhirnya Silvi sepakat dengan seluruh keluarganya mudik jalan kaki sejauh 15 kilometer menuju ke rumahnya di Ciawi Tasikmalaya. (radsik/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here